Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

PENTINGNYA SINERGI PEMPROV DAN MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN ANGGARAN

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua menekankan, pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan elemen masyarakat dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.


"Semua OPD harus fokus,"


Hal ini disampaikan Inggard usai rapat pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Plafon Anggaran Sementara Prioritas (KUA-PPAS) 2026.


“Kita harus menghargai kerja keras jajaran eksekutif yang sudah menyentuh sampai ke tingkat kelurahan, dibantu oleh elemen masyarakat seperti RT, RW, Dasawisma, Jumantik, FKDM, Dewan Kota, hingga Dewan Kelurahan. Potensi ini sudah dilindungi melalui APBD, baik dari sisi kehormatan maupun operasional,” ujar Inggard.


Menurut Inggard, partisipasi masyarakat yang dijalin melalui forum-forum seperti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus menjadi dasar utama dalam menyusun anggaran.


Ia berharap, dana yang dikeluarkan Pemprov DKI bisa memberikan hasil optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.



”Kita ini jemput bola dari bawah (grassroot) lalu diolah menjadi kebijakan anggaran. Jadi, OPD dalam menyusun belanja daerah harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat,” tegasnya.


Selain itu, ia juga mendorong lembaga lain seperti LMK dan Dewan Kota agar lebih aktif mengawal proses Musrenbang, mulai dari tingkat kelurahan hingga pembahasan anggaran di tingkat provinsi.


Pada kesempatan yang sama, Inggard juga menyoroti pentingnya ketegasan dalam pembagian tugas antarperangkat daerah untuk menghindari duplikasi anggaran.


“Semua OPD harus fokus pada tugas pokok dan fungsinya. Jangan sampai tumpang tindih,” tandasnya.


Post a Comment

0 Comments