Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

PELICAN CROSSING DI STASIUN CIKINI DISAMBUT POSITIF MASYARAKAT

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan uji coba pelican crossing di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, sebagai upaya memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna KRL commuter line.


"Lebih cepat dan tinggal langsung nyebrang,"

Uji coba ini menjadi respons atas banyaknya aduan penumpang yang sebelumnya harus memanjat pagar atau berjalan jauh untuk keluar-masuk stasiun karena akses resmi hanya tersedia di sisi utara dan selatan. Meskipun pagar sudah ditinggikan oleh PT KAI, kebiasaan memanjat tetap terjadi dan dinilai berisiko bagi keselamatan pengguna.


Uji coba pelican crossing ini memberikan jalur penyeberangan langsung di area tengah stasiun, tepatnya ke Jalan Peganggsaan Dua, sehingga penumpang dapat menyeberang dengan lebih cepat dan teratur. Keberadaan pelican crossing disambut positif pengguna commuter line, dan menjadi solusi positif bagi aksesibilitas penumpang di Stasiun Cikini.


Fazri (33), warga Cibinong, Bogor, yang setiap hari menggunakan commuter line dari Stasiun Cikini, menyambut baik uji coba ini. Menurutnya, keberadaan pelican crossing ini cukup membantu dan efektif untuk pengguna KRL.


“Trotoar di pinggir stasiun sempit dan tidak ada atap, kalau hujan harus muter dan lari-larian. Apalagi saat jam padat, penumpang menumpuk. Dengan adanya pelican crossing ini, lebih cepat dan tinggal langsung nyebrang,” ujar Fazri, Senin (15/9).


Fazri menyampaikan, fasilitas ini mengurangi kepadatan di akses stasiun sisi utara dan selatan karena keberadaan kendaraan umum dan ojek daring. Ia menilai, pelican crossing membuat perjalanan dari stasiun ke kantor menjadi lebih efisien dan nyaman.


“Kalau begini kan enak, kita nyebrang langsung ke trotoar seberang yang sudah bagus dan lebar,” katanya.


Hal senada diungkapkan Wiwid, warga Bojong Gede, yang juga merasa terbantu dengan adanya pelican crossing. Terlebih, trotoar di seberang stasiun juga sudah diperbaiki sehingga memudahkan pejalan kaki untuk melanjutkan perjalanan.


“Karena pagarnya ditinggikan jadi harus muter jauh, banyak juga yang manjat. Alhamdulillah, sekarang tidak harus muter jauh lagi, jadi lebih cepat dan tidak capek,” ucapnya.


Ia berharap, dengan adanya fasilitas ini, arus keluar masuk stasiun menjadi lebih tertib dan tidak menimbulkan penumpukan di pintu akses utara maupun selatan.


“Sangat bagus, yang penting tidak digunakan mangkal angkutan umum. Waktu untuk menyeberang juga jadi cepat. Ini sangat membantu,” tandasnya.


Post a Comment

0 Comments