Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

TINGKATKAN PELAYANAN,PRAMONO DUKUNG RENOVASI RSUD BUDHI ASIH

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap renovasi yang dilakukan di RSUD Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur, untuk meningkatkan fasilitas dan layanan kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau RSUD Budhi Asih, Selasa (16/9).


"Ingin men-support untuk beberapa renovasi,"


Renovasi ini mencakup perbaikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sejumlah fasilitas lainnya di RSUD Budhi Asih.


"Kepala Dinas Kesehatan dan juga saya sebagai Gubernur Jakarta ingin men-support untuk beberapa renovasi yang akan dilakukan termasuk perbaikan IGD-nya, kemudian cath lab dan sebagainya. Mudah-mudahan pelayanannya akan semakin baik," ujar Pramono.


RSUD Budhi Asih merupakan rumah sakit tipe kelas B yang memiliki layanan unggulan untuk kanker, jantung, stroke, uronefrologi, dan KIA dengan strata madya. Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki layanan kateterisasi jantung 24 jam dan fasilitas Ruang Cathlab, serta layanan stroke yang dapat melaksanakan tindakan trombolisis untuk menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat stroke.


Dalam kunjungannya ini, Pramono juga sempat berdialog langsung dengan para pasien rawat inap. Menurutnya, performa layanan kesehatan yang diberikan RSUD Budhi Asih sudah cukup baik.


Meski demikian, ia menyoroti masalah ketersediaan obat yang membutuhkan waktu pengadaan sehingga tidak selalu tersedia untuk pasien. Rumah sakit ini diketahui melayani 95 persen pasien BPJS dan lima persen pasien non-BPJS.


"Dari lima persen itu memang ada yang prioritas yang sekarang dikembangkan di tempat ini termasuk untuk yang bersifat kulit, kecantikan, dan sebagainya," lanjut Pramono.


Melalui perbaikan fasilitas, Pramono berharap layanan kesehatan RSUD Budhi Asih semakin meningkat dan lebih baik. Menurut Pramono, renovasi akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).


"Mengenai biaya tentunya ada anggaran dari pemerintah pusat. Tapi memang saya tidak bisa menyampaikan karena memang untuk memperlakukan perbaikan ini ada dua cara. Yang satu dari APBD, yang kedua dari BLUD. Nah dari BLUD ini lebih fleksibel," jelasnya.


Post a Comment

0 Comments