Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

WAGUB RANO KARNO BUKA CANISIUS EXPO 2025

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, membuka Canisius Expo 2025 di Kolese Kanisius, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (13/9).


"terpanggil mengangkat budaya,"


Rano yang akrab disapa Bang Doel mengaku bangga dengan pertunjukan budaya Betawi yang ditampilkan para pelajar. Menurutnya, penampilan tersebut mencerminkan bagaimana rasa nasionalisme bisa ditumbuhkan melalui kebudayaan.


“Saya jujur bahagia semua dunia pendidikan di Jakarta terpanggil mengangkat budaya dalam dunia pendidikan itu sendiri,” ujarnya.


Rano menegaskan, budaya adalah fondasi atau akar dalam membangun bangsa. Ia pun mengapresiasi penampilan siswa yang kerap menampilkan keberagaman Indonesia lewat tarian hingga busana khas dari berbagai daerah.


“Pendidikan itu perlu tapi kalau jiwa kita kosong terhadap bangsa itu agak bahaya. Nah artinya saya bangga melihat anak-anak tampil dengan gaya Madura, gaya Betawi, gaya Papua, gaya Jawa, gaya Maluku. Itu luar biasa,” imbuhnya.


Rano mengenang masa sekolahnya yang tak jauh dari Kolese Kanisius. Ia menyebut bahwa sekolah ini sebagai salah satu yang paling favorit di Jakarta.


Lebih lanjut, Rano juga mengapresiasi konsistensi sekolah dalam menanamkan nilai kebudayaan kepada murid-muridnya.


“Saya tidak terpikirkan sekolah ini masih terus menghadirkan kebudayaan di murid-muridnya. Mudah-mudahan bisa diikuti sekolah lain, karena inilah fondasi dari kekuatan bangsa kita,” tuturnya.



Sementara itu, Direktur Kolese Kanisius, Thomas Gunawan Wibowo menuturkan, Canisius Expo 2025 merupakan kegiatan edukasi yang digelar melalui pendekatan kebudayaan.


“Upaya kita membangun kedalaman akademik dan spiritual anak-anak yang kelak berperan besar bagi Indonesia tidak pernah terlepas dari budaya. Pendidikan budaya pada dasarnya juga adalah pendidikan hati,” jelasnya.


Thomas menambahkan, tahun ini Canisius Expo mengangkat tema kebudayaan Betawi sebagai langkah untuk mengajarkan siswa mengenal akar budaya di lingkungan tempat mereka menimba ilmu.


“Selain untuk mengenal budaya daerah di mana mereka dididik dan berkembang, mereka juga menyadari bahwa budaya adalah akar. Dan akar akan menentukan apa yang akan terjadi di masa depan,” tandasnya.


Post a Comment

0 Comments