Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

14 GURU DI JAKTIM IKUTI PELATIHAN KADER KEAMANAN PANGAN SEKOLAH

14 guru dari tujuh sekolah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Kader Keamanan Pangan Sekolah Batch 2 di Aula kantor Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di DKI Jakarta, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/10) lalu.


"Keterlibatan aktif komunitas sekolah sangat menentukan keberhasilan,"


Kegiatan yang digelar BBPOM di DKI Jakarta ini merupakan perluasan intervensi Program Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah Aman di Kota Administrasi Jakarta Timur. 


Kepala BBPOM di DKI Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, para guru yang mengikuti kegiatan ini perwakilan dari tujuh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA di Jakarta Timur.


Dalam kesempatan itu, ia mengimbau sekolah yang sudah diintervensi dapat berpartisifasi aktif mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak terjadi kasus KLB keracunan pangan di sekolah. 


“Keterlibatan aktif komunitas sekolah itu sangat menentukan keberhasilan dan juga implementasi keamanan pangan,” ujarnya melalui rilis yang diterima Beritajakarta, Jumat (10/10).


Selain itu, Sofi juga menegaskan pentingnya peran komunitas sekolah seperti kepala sekolah, guru, orang tua siswa/komite sekolah, penjamah pangan di kantin sekolah serta siswa dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan program keamanan pangan sekolah.


Selama proses pelatihan, para peserta diberikan pembekalan materi mulai dari kebijakan keamanan pangan untuk jajanan anak sekolah, cara memilih dan mengelola pangan aman, nutrisi seimbang, keamanan pangan pada program MBG hingga peran penting kader keamanan pangan sekolah.


"Kader keamanan pangan sekolah diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif menyuarakan pentingnya pangan aman dan bergizi, sekaligus mendampingi pelaksanaan program secara berkelanjutan di satuan pendidikan," tandasnya.




Post a Comment

0 Comments