Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

DPRD DUKUNG PEMBANGUNAN JEMBARAN CICIN DONAT DI DUKUH ATAS

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Al Fatih mendukung penuh pembangunan jalur pedestrian deck atau yang disebut “cincin donat” di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.


"Kami di DPRD mendukung penuh,"


Fatih mengatakan, pembangunan di kawasan strategis tersebut diharapkan menjadi titik temu berbagai moda transportasi publik seperti MRT, LRT, KRL, Kereta Bandara, dan Transjakarta. Karena itu, akses bagi pejalan kaki harus dibuat seefisien dan senyaman mungkin.


“Pertama, secara prinsip kami di DPRD mendukung penuh setiap upaya Pemprov DKI untuk memperkuat konsep Transit Oriented Development (TOD), termasuk pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dengan desain melingkar di kawasan Dukuh Atas,” ujarnya, Senin (13/10).


Fatih menceritakan, dirinya pernah menyampaikan langsung dalam rapat kerja dengan MRT Jakarta mengenai jarak antara LRT dan MRT di Dukuh Atas yang mencapai sekitar 250 meter. Menurutnya, jarak tersebut cukup menyulitkan, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas.


Selain itu, lanjut dia, jalur penghubung yang belum beratap menyebabkan pengguna bisa kehujanan atau kepanasan saat berpindah moda transportasi.


“Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian dalam desain ‘Jembatan Donat’ agar konsep TOD tidak hanya indah secara visual, tetapi juga benar-benar fungsional dan ramah pengguna,” jelasnya.


Lebih lanjut, Fatih mendorong agar pembangunan jalur pedestrian tersebut dilengkapi dengan fasilitas moving walkway atau travelator di dalam koridor penghubung, sehingga jarak antarmoda dapat ditempuh dengan lebih mudah tanpa mengorbankan kenyamanan.


Ia menambahkan, DPRD DKI akan melakukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap proyek ini, baik dari aspek ketepatan waktu, ketepatan anggaran, maupun kesesuaian spesifikasi teknis TOD.


DPRD, kata dia, ingin memastikan bahwa anggaran APBD yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang meningkatkan aksesibilitas, keamanan, dan kenyamanan warga sebagai pengguna utama transportasi publik.


“Singkatnya, kami mendukung pembangunan Jembatan Donat ini, tetapi mendesak agar fungsi integrasi dan kenyamanan menjadi prioritas utama, bukan hanya desain atau estetika,” tandasnya.


Post a Comment

0 Comments