Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

LEGISLATOR MINTA PEMROV PRIORITASKAN ANGGARAN PENDIDIKAN GRATIS

DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI untuk memfokuskan anggaran pada sektor-sektor yang paling berdampak langsung bagi masyarakat, salah satunya pendidikan.


"Kita punya PR besar, yaitu mewujudkan sekolah gratis,"


Langkah ini dinilai penting menyusul adanya efisiensi keuangan daerah akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.


Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki mengatakan, seluruh program di lingkungan Pemprov DKI baik dan bermanfaat bagi warga. Namun, kondisi fiskal yang terbatas membuat perlu lebih cermat dalam menentukan skala prioritas.


“Pada dasarnya semua program di dinas-dinas itu baik dan tujuannya untuk kepentingan warga. Tapi kita harus realistis, kondisi keuangan sedang sulit. Jadi mau tidak mau, kita harus menyisir dan menyeleksi lagi mana yang benar-benar prioritas,” ujar Subki di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/10).


Subki menilai, salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian utama adalah pendidikan gratis bagi warga Jakarta. Program ini, kata dia, harus menjadi kesepakatan bersama antara Pemprov dan DPRD sebagai langkah nyata meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.


“Kita punya PR besar, yaitu mewujudkan sekolah gratis. Ini penting dan darurat. Jadi, dana dari dinas lain yang programnya masih bisa ditunda, sebaiknya dialihkan dulu ke Dinas Pendidikan,” jelasnya.


Selain pendidikan dasar, Ketua Pansus Penyelenggaraan Pendidikan itu juga menekankan pentingnya dukungan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu.


Pemprov DKI telah merancang program setara dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi daerah yang ditujukan bagi keluarga tidak mampu, dengan biaya pendidikan sepenuhnya ditanggung oleh Pemprov DKI. Program tersebut ditargetkan mulai berjalan tahun depan dengan kuota awal 100 penerima beasiswa setiap tahun.


“Program LPDP untuk mahasiswa tidak mampu itu sangat penting karena hasilnya langsung bisa dirasakan masyarakat. Jadi, anggaran sebaiknya diarahkan ke program-program seperti ini, yang dampaknya nyata bagi warga,” tandasnya.


Post a Comment

0 Comments