Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

MONEV STUNTING DILAKUKAN DI KALIBARU

Jajaran Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, bersama puskesmas setempat melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) prncegahan serta penanganan stunting di delapan RW.


"Mencapai target zero stunting"


Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kelurahan Kalibaru, Leila Fatmasari mengatakan, Monev ini dilakukan secara bergilir. Hari ini sudah dilakukan di empat RW.


"Empat RW lainnya dilakukan besok. Monev ini penting untuk  mengkoordinasikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan stunting berjalan dengan baik," ujarnya, Senin (27/10).


Ia menambahkan, dalam Monev ini melibatkan seluruh pihak terkait karena menjadi bagian penting dalam memastikan sinergisitas agar berjalan baik serta mengidentifikasi kendala di lapangan untuk ditindaklanjuti dengan rekomendasi dan strategi perbaikan


"Hingga akhir September, tercatat angka stunting di Kalibaru masih ada 62 anak. Tentunya ini menjadi fokus kami untuk terus menggencarkan upaya penurunan hingga akhir Oktober," ungkapnya.


Menurut Leila, efektivitas penurunan stunting sangat bergantung pada kelengkapan intervensi gizi dan keterpaduan program yang menyasar kelompok sasaran prioritas.


Menurutnya, analisis situasi menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan, alokasi sumber daya, dan rencana kegiatan di tingkat daerah maupun desa.


"Berbagai upaya telah dilakukan bersama dengan para kader Posyandu dan Puskesmas, mulai dari sosialisasi pencegahan stunting, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita, Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan menyusui, serta kolaborasi dengan perusahaan melalui program CSR," terangnya.


Melalui kegiatan ini, ia berharap, seluruh pihak dapat membangun komitmen dan kebijakan bersama dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting. Sebab, intervensi penurunan stunting menjadi tanggung jawab bersama. Termasuk, dalam penyediaan pangan bergizi hingga pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat.


"Upaya ini harus dilakukan terus-menerus dan berkesinambungan agar wilayah Kalibaru mampu mencapai target zero stunting," bebernya.


Sementara itu, salah seorang warga RW 01, Kelurahan Kalibaru Indriyani (37) mengucapkan terima kasih kepada jajaran kelurahan dan Puskesmas yang telah peduli dan perhatian terhadap keluarganya, khususnya anaknya.


"Setiap hari anak saya selalu mendapatkan makanan tambahan, kini kondisinya sudah sehat. Kondisinya sudah kembali sehat dan aktif," tandasnya.


Post a Comment

0 Comments