Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

RDF ROROTAN SOLUSI ATASI SAMPAH JAKARTA

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi mendukung percepatan operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan sebagai bagian dari upaya menyelesaikan persoalan sampah di ibu kota.


"Saat ini sedang dalam proses beroperasi,"


“RDF itu kan sebenarnya menjadi salah satu program. Ada dua yang ada di Jakarta. Pertama di Bantargebang yang sudah berjalan, dan satu lagi di Rorotan yang saat ini sedang dalam proses beroperasi. Harusnya di awal tahun 2025 sudah bisa beroperasi,” ujar Ghozi, Senin (13/10).


Ia menjelaskan, sempat ada kendala teknis yang menyebabkan RDF Rorotan belum dapat beroperasi sesuai jadwal. Namun, Ghozi optimistis fasilitas tersebut bisa mulai beroperasi pada akhir Oktober 2025.



“Insya Allah di akhir tahun ini, bulan Oktober, sesuai kesepakatan teman-teman Dinas Lingkungan Hidup bersama masyarakat, RDF Rorotan ini akan dioperasikan. Tujuannya agar permasalahan pengolahan sampah di Jakarta bisa terselesaikan,” jelasnya.


Menurut Ghozi, Jakarta setiap hari menghasilkan sekitar 7.500–8.000 ton sampah yang sebagian besar dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan beban berlebih pada fasilitas tersebut.


“Kita bisa bayangkan kalau semuanya dibebankan ke Bantargebang, pasti sudah overload. Karena itu, harus dibagi ke tempat lain yang bisa mengelola dengan baik, salah satunya di Rorotan,” katanya.


Ghozi menambahkan, terkait keluhan warga sekitar Rorotan soal bau tidak sedap disebabkan sistem deodorant yang sempat tidak berfungsi dengan baik, kini persoalan tersebut kini telah diatasi.


“Kami sudah minta segera diperbaiki. Sekarang, saat dilakukan uji operasional dan warga dilibatkan, mereka menyampaikan baunya sudah jauh berkurang, bahkan tidak ada lagi,” paparnya.


Ia menegaskan, Komisi D akan terus mengawal agar operasional RDF Rorotan berjalan lancar dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.


Ghozi berharap, beroperasinya RDF Rorotan dapat menjadi solusi nyata dalam menanggulangi persoalan sampah di Jakarta secara menyeluruh tanpa menimbulkan masalah baru bagi warga.


“Kami minta dilibatkan untuk memastikan semuanya berjalan baik. Jadi nanti, ketika benar-benar operasional, tidak ada lagi komplain dari masyarakat. Masalah pengelolaan sampah dan hilir mudiknya truk juga harus benar-benar selesai,” tandasnya.


Post a Comment

0 Comments