Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

700 Kilogram Melon Dipanen di Agro Wisata Cilangkap

Sebanyak 700 kilogram Melon jenis Golden Alisha berhasil dipanen di Agro Wisata Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Panen dipimpin langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok.


"Rasanya manis dan teksturnya bagus"


Hasudungan mengatakan, Melon yang dibudidayakan di Green House Agro Wisata Cilangkap memiliki kualitas sangat baik.


"Melon ini rasanya manis dan teksturnya bagus. Ukuran buah juga besar, sangat potensial bisa dijual ke masyarakat," ujarnya, Jumat (28/11).


Menurut Hasudungan, UPT Pusat Pengembangan Benih (Pusbangnih) Dinas KPKP DKI Jakarta memang memiliki potensi besar dalam pengembangan hortikultura di Jakarta.


"Potensi tersebut akan terus diidentifikasi agar dapat dikembangkan secara optimal untuk memperkuat ketahanan pangan daerah," terangnya.


Kepala UPT Pusbangbenih Dinas KPKP DKI Jakarta, Hendra Junianto menjelaskan, sebanyak 700 kilogram Melon tersebut dipanen dari 500 pohon


"Hasil panen Melon ini dijual kepada masyarakat sekitar, dipasarkan melalui media sosial dengan harga Rp15 ribu per kilogram, serta disalurkan juga ke swalayan mitra," ungkapnya.


Ia menambahkan, melon Golden Alisha yang dipanen kali ini memiliki tingkat kemanisan mencapai 14 brix yang dianggap sangat baik.


"Budi daya melon di Agro Wisata Cilangkap juga merupakan bagian dari program pemenuhan gizi dan penguatan urban farming di Jakarta," bebernya.


Sementara itu, salah seorang warga setempat, Sudarno (51) mengapresiasi program budi daya Melon yang dilakukan UPT Pusbangnih Dinas KPKP DKI Jakarta.


"Warga Cilangkap sangat senang dan terbantu dengan adanya budi daya Melon ini. Setiap panen, warga bisa menikmati hasilnya dengan harga murah, tapi kualitasnya sangat bagus," tandasnya.


Post a Comment

0 Comments