Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

PEMPROV DKI TANGGUNG BIAYA KORBAN LEDAKAN DI SMAN 72 JAKARTA

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit bagi korban ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Jakarta Utara.


"Pemerintah DKI Jakarta sungguh sangat berduka,"

Pramono memastikan Pemprov DKI akan hadir untuk meringankan beban para korban. Hal ini disampaikannya usai menjenguk korban di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (7/11).


"Pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit, sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI. Di manapun yang terjadi, pokoknya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI, apakah di rumah sakit ini, rumah sakit lain, dan sebagainya," ujar Pramono.


Pemprov DKI, kata dia, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Pramono juga telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, dan Wali Kota Jakarta Utara untuk segera menangani seluruh korban dengan baik.


"Pemerintah DKI Jakarta sungguh sangat berduka dengan kejadian yang terjadi di SMAN 72 ketika salat Jumat sedang berlangsung," kata dia.


Pramono menyebut terdapat 55 korban luka akibat peristiwa ini. Ia mengaku sempat berbicara dengan para korban saat menjenguk di RS Islam Cempaka Putih. Sedangkan terkait penyebab ledakan, Pramono menyerahkan hal itu kepada pihak kepolisian.


"Untuk peristiwanya dengan detail menjadi kewenangan sepenuhnya kepolisian, termasuk berapa korban, apa yang terjadi, dan sebagainya," ucap Pramono.


Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman dan belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait peristiwa ledakan ini.


"Nanti akan kita jelaskan setelah tim di lapangan menemukan semua bahan dan data yang akan kita sampaikan," ucapnya.


Ia menjelaskan bahwa tim di lapangan sedang melakukan sterilisasi dan mengumpulkan semua bahan serta data di tempat kejadian perkara (TKP). Hasil temuan ini nantinya akan disampaikan ke publik.


BERITA TERKAIT


Post a Comment

0 Comments