Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

TARGETKAN 400 JUTA PELANGGAN,TRANSJAKARTA MENUJU FASE SMART MOBILITY

PT Transjakarta terus bertransformasi menuju layanan transportasi publik yang cerdas, inklusif, dan berorientasi pada warga.


"Tahun ini targetnya lebih dari 400 juta,"


Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza menjelaskan, perubahan besar perusahaan dimulai sejak lembaga tersebut beralih dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) menjadi Perseroan Terbatas (PT) pada 2015. Setahun kemudian, pendekatan operasional pun bergeser dari operational driven menjadi customer driven.


“Sekarang semua pihak menyebut pengguna sebagai pelanggan, bukan lagi penumpang,” ujar Welfizon, dalam forum Balkoters Talk, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/11).


Dikatakan Welfizon, perubahan paradigma itu turut mengubah fokus operasional dari jumlah bus yang beroperasi menjadi jumlah pelanggan yang terlayani. Dampaknya, jangkauan layanan Transjakarta kini mencapai 91,8 persen wilayah Jakarta, atau sekitar 9 dari 10 warga dapat menjangkau halte dalam 5–10 menit berjalan kaki.


“Tahun lalu kami melayani 372 juta pelanggan, dan tahun ini targetnya lebih dari 400 juta,” ungkapnya.


Ke depan, Transjakarta tengah menyiapkan fase smart mobility, yaitu sistem transportasi terintegrasi berbasis teknologi dengan warga sebagai pusat layanan.


“Transjakarta bukan hanya customer centric, tapi juga citizen centric,” terangnya.


Selain itu, Transjakarta juga memperkuat perannya dalam urban tourism melalui layanan bus wisata atap terbuka.


“Sudah saatnya orang datang ke Jakarta untuk menikmati kotanya, dan Transjakarta siap menjadi wajah kota,” kata Welfizon.


Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) mengapresiasi kemajuan sistem transportasi Jakarta yang menurutnya telah melampaui Kuala Lumpur, Bangkok, dan Manila.


Menurut MTZ, perbaikan layanan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari menjaga tarif tetap terjangkau, memastikan keamanan dan kenyamanan, hingga menciptakan sistem transportasi yang manusiawi.


Ia juga mengingatkan agar Pemprov DKI dan Transjakarta tidak terlena dengan capaian saat ini.


“Menjelang usia 500 tahun, Jakarta harus menghadirkan mobilitas publik yang semakin baik dan efisien,” tuturnya.


MTZ menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, pengawasan, serta kolaborasi lintas lembaga. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan transportasi umum sebagai bagian dari gaya hidup kota berkelanjutan.


“Transjakarta, MRT, dan LRT telah menghadirkan layanan yang lebih manusiawi. Ini kemajuan besar, dan harus terus diperbaiki,” tandasnya.


Post a Comment

0 Comments