Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

Puskesmas Kramat Jati Ajak Warga Ikut Cegah Potensi Penularan Superflu

Untuk mencegah potensi penularan superflu, Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mengintensifkan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).


"PHBS sebagai langkah pencegahan"


Berdasarkan pantauan di lapangan, setiap pengunjung yang datang diarahkan untuk mencuci tangan sebelum memasuki ruang pelayanan. Penggunaan masker juga diwajibkan, sementara fasilitas hand sanitizer disediakan bagi pengunjung maupun petugas puskesmas.


Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara mengatakan, masyarakat terus diedukasi agar membiasakan diri menerapkan PHBS, terutama mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah beraktivitas serta menggunakan masker saat kondisi tubuh menurun atau sedang terserang flu.


"Kami lebih menggalakkan edukasi kepada masyarakat tentang PHBS sebagai langkah pencegahan superflu," ujarnya, Senin (5/1).


Inda menjelaskan, masyarakat yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, seperti flu, dianjurkan segera memakai masker dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.


"Pencegahan dini jauh lebih baik dibandingkan pengobatan," terangnya.


Menurutnya, gejala klinis superflu dapat ditandai dengan demam tinggi di atas 38 derajat celsius, batuk berkepanjangan hingga lebih dari 10 hari, nyeri badan atau persendian, serta sakit kepala.


"Saya mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi isu superflu," ungkapnya.


Ia menambahkan, penerapan PHBS secara konsisten dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan dan mencegah penularan penyakit.


"Setiap hari, jumlah pasien yang datang ke puskesmas ini sekitar 800 orang,


dengan keluhan terbanyak berupa batuk, pilek, dan flu biasa," tandasnya.


Post a Comment

0 Comments