Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

PEMPROV DKI-KP2MI SEPAKAT PERKUAT PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) RI memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (29/10).


"menandatangani kerja sama,"


Kerja sama ini bertujuan meningkatkan perlindungan, kapasitas, dan kualitas penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari hulu ke hilir.


"Bapak Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Bapak Mukhtarudin, beserta Sekjen dan jajaran, hari ini berkunjung ke Balai Kota untuk mendiskusikan dan sekaligus menandatangani kerja sama antara Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono.


Dikatakan Pramono, ke depan Pemprov DKI akan bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk menyiapkan penempatan bagi warga Jakarta ke negara tujuan yang aman, seperti di Korea, Jepang, Eropa Barat, Eropa Timur, Tiongkok, dan Timur Tengah. Selain itu, pemerintah juga bertanggung jawab untuk membantu Pekerja Migran Indonesia, termasuk memfasilitasi kepulangannya.


Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) RI, Mukhtarudin menjelaskan, kerja sama ini untuk memperkuat sinergi terkait penanganan masalah pekerja migran Indonesia. Menurutnya, persoalan pekerja migran melibatkan multisektor dan harus diselesaikan secara kolaboratif.


"Sebagai tindak lanjut dari MoU kami dengan Menteri Dalam Negeri, maka kami juga melanjutkan MoU dengan Gubernur DKI Jakarta dalam konteks sinergi, kerja sama, kolaborasi untuk pemberdayaan pekerja migran Indonesia dari hulu sampai ke hilir," jelas Mukhtarudin.


Diharapkan melalui kolaborasi ini bisa meningkatkan keamanan serta kapasitas pekerja migran Indonesia. Mukhtarudin menegaskan, persoalan pekerja migran selama ini harus diselesaikan dari hulu ke hilir.


Pemprov DKI, lanjutnya, telah memiliki fasilitas lengkap untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Pekerja Migran Indonesia. Karena itu, kerja sama ini terjalin untuk menciptakan pekerja migran dengan keterampilan yang mumpuni di berbagai sektor.


Berdasarkan data SISKOP2MI, terdapat sekitar 4.000 warga Jakarta yang telah ditempatkan bekerja di luar negeri dalam rentang waktu 2023-2025.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI dan jajaran, yang selama ini sebenarnya sudah berkolaborasi, bersinergi. Tinggal nanti kami lebih meningkatkan lagi kerja sama ini," tandasnya.


Post a Comment

0 Comments