Ticker

50/recent/ticker-posts

Ad Code

𝐇𝐚𝐥𝐨 𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐃𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐂𝐡𝐚𝐧𝐧𝐞𝐥 𝐁𝐥𝐨𝐠𝐠𝐞𝐫 𝐏𝐨𝐭𝐫𝐞𝐭 𝐉𝐚𝐤𝐚𝐫𝐭𝐚|𝐑𝐞𝐤𝐨𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐬𝐢 𝐆𝐚𝐦𝐞 𝐎𝐧𝐥𝐢𝐧𝐞 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 (𝐏𝐀𝐑𝐀𝐃𝐀𝟒𝐃)|𝐌𝐢𝐧𝐢𝐦𝐚𝐥 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐑𝐏.𝟓𝟎𝟎𝟎|𝐌𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐃𝐞𝐩𝐨𝐬𝐢𝐭 𝐏𝐮𝐥𝐬𝐚|𝐘𝐮𝐤 𝐆𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐉𝐮𝐠𝐚 !!

Wagub DKI Ingin Blok M Hub Direplikasi di Tempat Lain

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengenang kawasan Blok M, Jakarta Selatan sebagai tempat penuh memori saat masa sekolah.


"Ruang publik kreatif dan ramai dikunjungi anak muda"


Rano mengatakan, pada era 1980-an ia bersekolah di SMAN 6 Bulungan yang tidak jauh dari kawasan tersebut.


"Tempat ini penuh kisah bagi saya pribadi. Saya lulus SMAN 6 tahun 1980," ujar Rano saat menyampaikan sambutan di acara Wakuncar Melawai Showcase di Blok M Hub, Sabtu (22/11) sore.


Rano menjelaskan, kawasan Blok M sempat menjadi tempat tongkrongan anak muda pada masanya, termasuk bagi dirinya serta sejumlah pelajar yang kemudian dikenal sebagai artis, seperti Yessy Gusman dan Lydia Kandou.


"Kini, setelah direvitalisasi, kawasan ini kembali menjadi ruang publik kreatif dan ramai dikunjungi anak muda," terangnya.


Menurut Rano, Blok M telah menjadi hub penting bagi masyarakat Jakarta karena selalu dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan. Ia berharap konsep serupa dapat direplikasi di wilayah lain di Jakarta.


"Yuk kita kembangkan wilayah lain agar bisa menjaga Jakarta. Keramaian ini baru bisa berjalan kalau kita bisa merawatnya,"  ungkapnya.


Rano meyakini masyarakat Jakarta mampu menjaga ruang publik agar menjadi tempat berekspresi dan berkembangnya kreativitas.


Ia memastikan, siap mendukung kegiatan positif bagi generasi muda di Jakarta Selatan agar dapat memberi dampak serupa bagi wilayah lain.


"Kawasan ini diharapkan bermanfaat dan dapat melahirkan berbagai kegiatan positif bagi warga Jakarta," ucapnya.


Sementara itu, perwakilan musisi dari Irama Nusantara, Popy Octavia memaparkan, Wakuncar Melawai Showcase menampilkan perjalanan musik era 1980-an.


Ia menyebut, revitalisasi Blok M Hub merupakan hasil kreasi anak muda Jakarta Selatan yang kini sukses menarik pengunjung setiap akhir pekan.


"Melawai sejak dulu menjadi saksi perjalanan musik dan kreativitas anak muda," jelasnya.


Menurut Popy, kawasan ini terus menjadi magnet ruang publik, mulai dari komunitas hingga panggung musik yang berkembang. Di lokasi tersebut juga ditampilkan sejarah musik era 1980-an, mulai dari pop kreatif, jazz, hingga dangdut.


"Kegiatan ini digelar sebagai ajang nostalgia sekaligus pembuktian bahwa Jakarta tetap menjadi pusat perkembangan musik Indonesia," tandasnya.

Post a Comment

0 Comments